HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
ALUMNI
GALLERY
CAREER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

PPDB 2020/2021


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 3.227.249.234
Pengunjung : 447.493


Newsflash :
            |             PROFICIAT KPD SMA TARAKANITA 2 JKT YG TELAH MERAIH JUARA 1 LOMBA FILM PENDEK, JUARA 1 LOMBA DESAIN POSTER TINGKAT KOTA JAKARTA UTARA (AGUSTUS 2019)             |                         |             PROFICIAT UTK SD TAR.5 JKT YG MEMPEROLEH PENGHARGAAN DARI MUSEUM REKOR DUNIA INDONESIA (MURI) PADA SABTU (12/1/2019) ATAS PRESTASI MEMBUAT KERTAS TERBANYAK DARI BAHAN KERTAS DAUR ULANG OLEH PELAJAR             |             SELAMAT KPD SD TARAKANITA 5 JKT YG TELAH MERAIH PRESTASI JUARA FAVORITE GREENMECH, JUARA 2 GREENMECH, JUARA 2 ROBOT FOR MISSION DLM KOMPETISI NASIONAL 2018 GREENMECH & RTM(ROBOT FOR MISSION)YG DISELENGGARAKAN OLEH RUMAH EDUKASI DI UNIV.TARUMANEGARA PD 19/5/18             |             Proficiat kpd Wilhelmine Maria Loe dan Anna Maria Agra Nathanniela(SMA Stella Duce 1, Yogyakarta)yg memperoleh nilai tertinggi dan peringkat 3 UNBK SMA 2018 Jurusan Bahasa dan Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta             |             PROFICIAT KPD LIDIA SANTOSO ( SMA STELLA DUCE 1, YOGYAKARTA ) YG MEMPEROLEH NILAI TERTINGGI UNBK SMA 2018 DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA             |             SISWA - SISWI SD, SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL 2018             |             SISWA - SISWI SMP, SELAMAT MENEMPUH UNBK 2018             |             UNTUK PUTRA - PUTRI SMA, SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL 2018

Berita Kegiatan :



PELATIHAN EXPERIENTIAL LEARNING, GREAT TEAMWORK FOR WONDERFUL FUTURE

Kamis; 27 June 2019 [Tim WEB SPIXMA, SMK PIUS X MAGELANG] - Berita Umum

PELATIHAN EXPERIENTIAL LEARNING,

GREAT TEAMWORK FOR WONDERFUL FUTURE

Kamis, 27 Juni 2019. Sebagai sarana refleksi dan penyegaran atas karya-karya dalam satu tahun ini, semua karyawan SMK Pius X mengikuti Pelatihan Kepribadian : Experiential Learning “Great Teamwork For Wonderful Future” (Based On Psychological Conditions). Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 21 Juni 2019 mulai Pukul 09.00 – 16.00 WIB, bertempat di Ruang Graha.

Narasumber pelatihan dari PPSDM Restu Group yang terdiri dari : Ir. Constantinus, S.Pi, MM, Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si, Linda Tetelepta, S.A.P., CPHCM dan Nora Rizki Maulidina, S.Psi, dengan materi Teori Dasar, Dinamika Kelompok, dan Refleksi. Peserta dibagi menjadi 5 kelompok yang meliputi unsur guru, TU dan PP.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajak dalam kelompoknya untuk membuat dragbar dari persiapan, proses sampai pemanfaatannya. Selanjutnya, peserta diajak untuk membuat origami (burung) sebanyak-banyaknya dengan batasan waktu yang kemudian harus dijual.

Bahan materi yang disampaikan :

Dalam suatu Organisasi ataupun perusahaan, selain terdapat Struktur Organisasi yang formal, diperlukan juga membentuk kelompok kerja dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang sedang dihadapinya ataupun mengerjakan suatu proyek khusus. Anggota dari Kelompok kerja tersebut dapat berasal dari satu departemen itu sendiri maupun berasal dari beberapa departemen (antar departemen). Dalam pembentukan kelompok atau Tim, terdapat tahap-tahap yang harus dilewatinya hingga akhirnya mencapai tujuan dari pembentukan kelompok ataupun Tim tersebut.

Tahap-Tahap Perkembangan Kelompok (Stages of Team Development), by Bruce Tuckman (psychologist, 1965) :

  1. Forming = semua tampil manis karena baru kenalan
  2. Storming = topan badai, kejelekannya kelihatan
  3. Norming = saling mengetahui dan menerima kelebihan dan kekurangan, berbagi peran sesuai kondisi
  4. Performing = tim sudah “menghasilkan”
  5. Adjouring = bubar, harus kaderisasi/kaderisasi

Siklus Hidup Produk (Product Life cycle) – Pada prinsipnya, Hampir setiap produk di dunia ini mengalami Siklus Hidup Produk. Namun jangka waktu siklus hidup produk pada setiap produk tersebut berbeda-beda, ada yang cepat hilang, ada juga yang dapat bertahan dalam jangka waktu yang relatif lama. Apalagi pada produk-produk yang berorientasi pada Teknologi seperti pada produk-produk Elektronika (Ponsel, Komputer, Televisi), Siklus Hidup suatu produk akan semakin terasa. Mungkin banyak diantara kita yang kurang memperhatikannya, namun itulah yang sering terjadi di kehidupan kita.

Oleh karena itu, mengerti dan memahami konsep Siklus Hidup Produk atau Product Life Cycle ini merupakan suatu hal yang penting bagi setiap produsen untuk memproduksi dan memasarkan produknya. Pada dasarnya, Siklus Hidup Produk adalah tahapan-tahapan proses perjalanan hidup suatu produk mulai dari diperkenalkannya kepada pasar (market) hingga pada akhirnya hilang dari pasaran. Untuk memperpanjang umur hidup suatu produk, produsen harus bekerja keras melakukan berbagai strategi agar produknya dapat bertahan lebih lama lagi di pasar (market).

Tahapan Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle)

Pada umumnya, Siklus Hidup Produk atau Product Life Cycle memiliki 4 Tahapan yaitu Perkenalan (Introduction), Perkembangan (Growth), Kedewasaan (Maturity), Penurunan (Decline). Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai keempat tahapan Siklus Hidup Produk beberapa strategi umum yang digunakan produsen dalam memasarkan produknya berdasarkan Fase atau Tahap Siklusnya.

Tahap Perkenalan (Introduction)

Tahapan Perkenalan adalah tahapan pertama dalam siklus hidup produk dimana produsen memperkenalkan produk barunya kepada pasar atau masyarakat umum. Beberapa ciri-ciri pada Tahap Perkenalan ini diantaranya adalah :

  • Produk baru diluncurkan ke Pasar (Market)
  • Omset penjualan yang masih rendah
  • Kapasitas produksi masih rendah
  • Biaya per unit yang masih tinggi
  • Cash Flow Negatif
  • Distributor berkemungkinan enggan untuk mengambil produk yang masih belum terbukti Kualitasnya.
  • Diperlukannya promosi secara besar-besaran dalam rangka memperkenalkan produknya (biaya promosi yang tinggi)

Strategi yang sering digunakan dalamTahap Perkenalan (Introduction) :

  • Mendorong Adopsi pelanggan
  • Mengeluarkan Biaya yang besar dalam promosi untuk menciptakan kesadaran pada produk dan juga untuk memberitahukan produk barunya kepada masyarakat
  • Menggunakan strategi Harga Peluncuran (skimming) atau Harga Penetrasi (Penetration)
  • Distribusi yang terfokus (pada wilayah yang terbatas)

Tahap Perkembangan (Growth)

Tahap Perkembangan (Growth) adalah tahap dimana produk yang diperkenalkan tersebut sudah dikenal dan diterima oleh konsumen. Beberapa ciri-ciri pada tahap Perkembangan ini adalah :

  • Memperluas pasar
  • Omset penjualan yang naik signifikan
  • Meningkatnya kapasitas produksi
  • Produk mulai diterima oleh pasar
  • Cash Flow mulai berubah menjadi Positif
  • Pasar semakin berkembang, laba juga akan meningkat, namun pesaing-pesaing baru akan mulai bermunculan
  • Biaya per unit akan turun ke skala yang ekonomis

Strategi yang sering dilakukan dalam Tahap Perkembangan

  • Membuat iklan yang menciptakan kesadaran akan pemilihan produk dan memperkuat merek (branding)
  • Memperbanyak saluran distribusi dan memperluas cakupan distribusi.
  • Meningkatkan kualitas produk, menambahkan fitur-fitur baru dan gaya serta memperbanyak model atau varian.
  • Menurunkan harga produk untuk menarik pembeli dan memperluas segmen pasar
  • Masih mengeluarkan biaya yang besar dalam mempromosikan produk dan mereknya.

Tahap Kedewasaan (Maturity)

Peningkatan Omset penjualan yang mulai melambat, bersaing dengan ketat dan berjuang dalam merebut pangsa pasar dengan pesaing-pesaingnya.

  • Kapasitas produksi yang tinggi
  • Memiliki laba yang besar bagi mereka yang dapat memimpin pasar
  • Cash Flow akan berada dalam kondisi Positif yang kuat
  • Pesaing yang lemah dan kalah bersaing akan mulai keluar dari pasar
  • Harga Produk mulai turun

Strategi yang sering dilakukan dalam Tahap Kedewasaan

  • Memperbaiki dan memodifikasi Produk dan memperbanyak pilihan (model, warna, bau, rasa, estetika)
  • Meninggalkan varian produk yang tidak kuat di pasar.
  • Kapasitas Produksi pada kondisi yang rasional
  • Menerapkan harga yang lebih bersaing
  • Menggunakan Iklan yang persuasif, mempengaruhi konsumen untuk menggunakan produknya.
  • Menarik pengguna-pengguna baru
  • Distribusi yang intensif
  • Memasuki Segmen pasar yang baru
  • Repositioning

Tahap Penurunan (Decline)

Padatahap penurunan, penjualan dan keuntungan akan semakin menurun dan jika tidak melakukan strategi yang tepat, produk yang ditawarkan mungkin akan hilang dari pasar (market). Ciri-ciri Tahap Penurunan adalah sebagai berikut :

  • Laba menurun secara signifikan dan Cash flow akan melemah
  • Pasar menjadi Jenuh
  • Akan banyak Pesaing-pesaing yang keluar dari pasar
  • Kapasitas produksi akan menurun

Strategi yang sering digunakan pada tahap penurunan adalah sebagai berikut :

  • Melakukan promosi untuk mempertahankan Pelanggan yang setia
  • Mempersempit saluran distribusi
  • Menurunkan harga uang menjaga daya saingnya

Strategi Ekstensi (Perpanjangan)

Untuk mempanjang umur produk, strategi-strategi yang sering dilakukan oleh produsen agar memperlambat produknya memasuki tahap penurunan diantaranya sebagai berikut :

  • Periklanan, Mencoba untuk menambah pengguna baru dan berusaha mengingatkan pengguna lama.
  • Menurun Harga, Berusaha untuk menarik pelanggan baru.
  • Penambahan Nilai (Adding Value), Menambahkan fitur baru pada produk saat ini (contohnya menambahkan fitur Wifi pada Kamera).
  • Menjelajahi pasar-pasar baru, Mencoba menjual produk keluar negeri.
  • Memperbarui kemasan, Menggantikan kemasan pada produk dengan warna yang lebih cerah dan segar

 (Bu-Was)



NARASUMBER

   



DINAMIKA I (DRAGBAR)

   

   

    
    

 

DINAMIKA II (ORIGAMI)

      




   
SUKACITA PESERTA PELATIHAN BERSAMA NARASUMBER

    

    

    





 



















Komentar - komentar untuk berita ini :
Belum ada komentar pada berita ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Berita Lainnya :